Kamis, 31 Maret 2022

 LAPORAN AKSI NYATA MODUL 2.2 KOMPENTENSI SOSIAL EMOSIONAL

ERNI NURNANINGSIH 

CGP ANGKATAN 4 KABUPATEN MAGELANG 

SMP MUHAMMADIYAH NGLUWAR



1. Latar Belakang
Serupa seperti para pengukir yang memiliki pengetahuan tentang keadaan kayu, jenis jenisnya keindahan ukiran dan cara cara mengukirnya. Seperti itulah seorang guru seharusnya memiliki pengetahuan mendalam tentang seni mendidik. Bedanya guru mengukir manusia yang memilikihidup lahir dan batin' KHD. Kalimat bermakna yang selalu saya ingat dan saya tanam dalam setiap gerak dan langkah saya dalam bertindak sebagai seorang pendidik. kalimat beliau itu mengilhami dalam gerak jiwa dan langkah saya. Arti saya dalam memahami meneurut kaca mata saya sebagai seseorang yang kurang dalam pengetahuan adalah bahwa seorang pendidik harus mempunyai pengetahuan yang luas tentang berbagai hal yang mendukung pengetahuan dan ketrampilannya dalam mendidik murid. Berangkat dari hal tersebut maka bisa saya simpulkan bahwa kita harus senantiasa mengasah kemampuan dalam mendidik murid dengan belajar dan belajar. Dengan belajar  kita bisa mengenali peserta murid, menggali potensi yang melekat pada mereka, Harapan yang ingin dicapai murid saya serta juga saya bisa menggali minat yang ingin dikembangkan oleh murid saya. Hal itu tentu tidak bisa saya lakukan bila saya juga tidak mengembangkan diri dalam belajar. Melalui PPGP inilah saya belajar untuk mengembangkan diri. Harapan yang ingin saya capai agar saya menjadi guru yang bisa menuntun anak anak untuk menghantarkan mereka mencapai kebahagiaan yang setinggi tingginya.

Memenuhi tugas dan kewajiban sebagai Guru Penggerak Pembelajaran daring menimbulkan suatu penurunan karakter Perlu motivasi dan strategi baru untuk memotivasi anak. Menanamkan mindfulness Pengenalan tehnik STOP


2. Tujuan Aksi Nyata

Aksi Nyata yang saya lakukan ini adalah  menerapakan pembelajaran yang sudah saya dapatkan dalam modul 2 yang dimulai dengan Pembelajaran Berdiferensiasi dilanjutkan dengan Kompetensi Sosial Emosional. Saya melakukan aksi nyata dengan tujuan yaitu:

Menerapkan mindfulness 

Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan 

Menanamkan dan menerapkan KSE Mewujudkan

 Budaya positif 

Menciptakan merdeka belajar

3. Rencana Aksi Nyata

Aksi nyata yang saya lakukan yaitu dengan:

Rancangan program Sosialisasi kepada KS, wali kelas Guru dan karyawan Sosialisasi program dan rencana program kepada anak anak. Pelaksanaan kegiatan Evaluasi kegiatan

4. Deskripsi Aksi Aksi Nyata dilakukan dengan menerapkan KSE. KSE yang diterapkan yaitu tentang pengendalian diri dan membangun relasi. Penerapan KSE yaitu dengan: Rutin yakni sholat duha dan setoran bacaan pada pagi hari kemudian untuk anak yang kurang lancar mengaji dengan cara mengaji disimak Bapak / Ibu Guru Terintegrasi dalam mata pelajaran yakni dengan membangun apersepsi ketika memulai pembelajaran untuk menumbuhkan empati. Selanjutnya dengan menerapkan tehnik STOP kemudian dilanjutkan dengan refleksi tentang pembelajaran yang sudah saya lakukan dari murid

5. Refleksi 

Perencanaaan 

Untuk perencanaan saya sudah berusaha untuk menyiapkan perangkat pembelajaran yang dibutuhkan untuk aksi nyata 2,2 ini, Tetapi perubahan dari PTM  terbatas kemudian PJJ lagi ini  tentunya juga mempengaruhi persiapan yang harus dilakukan.

Pelaksanaan,

Untuk pelaksanaan semua secara garis besar sesuai dengan harapan yang ingin dicapai, Pembelajaran yang saya lakukan yaitu materi tentang teks persuasif untuk kelas VIII. Sebelum saya menyusun RPP saya memetakan pemetahaan kebutuhan belajar murid / Diferensiasi yakni dengan pemetaan kebutuhan belajar siswa yang saya mulai berdasarkan kesiapan  murid, minat murid  dan gaya belajar murid. Masing masing dalam kelompok mana yang sudah menguasai, mana yang kurang  menguasai dan mana yang belum menguasai tentang penulisan dari teks persuasi. Deferensiasi produk yang saya lakukan yaitu dengan saya memberi kebebasan kepada murid saya untuk menetukan apa hasil produk yang ingin dilaksanakan murid  ada yang membuat PPT sederhana ada PPT yang sudah bagus juga ada yang membuat persuasi dengan membuat video, untuk diferensiasi berdasarkan minat murid, Ada yang suka sepak bola ada yang suka memasak, membaca dan internet

Perasaan. 

perasaan saya melaksanakan Aksi Nyata ini adalah sangat khawatir dan tertantang. karena ini adalah aksi nyata yang saya laksanakan sebagai bentuk penerapan saya dalam PPGP ini tentunya khawatir bila saya  tidak mampu melaksanakan dan menyelesaika Aksi Nyata ini dengan lancar. Sedangkan perasaan anak anak sangat senang dengan Aksi Nyata ini karena baru pertama kali saya melakukan pembelajaran berdiferensiasi dan menerapkan tehnik STOP ini biasanya saya hanya menerapkan ice breaking untuk menhilangkan capai dan penat.  Tertantang karena KSE dan PSE ini merupakan pengetahuan yang baru saya dapat sehingga saya harus belajar untuk mendapatkan hasil yang maksimal,

Rencana Perbaikan untuk pembelajaran selanjutnya

Saya akan melakukan perbaikan pembelajaran utamanya dalam perangkat pembelajaran. Belum bisa menerapakan pembelajaran berdiferensiasi dan PSE  saya juga belum memetakan kebutuhan belajar murid. PSE dan KSE yang saya lakukan tidak saya tulis dalam RPP saya maka saya perlu menuliskan agar lebih jelas. Selanjutnya saya akan mengajak teman saya meski hanya beberapa rekan sejawat untuk mengenalkan pembelajaran berdiferensiasi, dan KSE.

Dokumentasi kegiatan









Selasa, 22 Februari 2022

 KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1

PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI


https://www.canva.com/design/DAE5IRaZSrU/E9FpNkeGoPmfgiIpG-Yb-A/view?utm_content=DAE5IRaZSrU&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=publishsharelink







ERNI NURNANINGSIH

 SMP MUH NGLUWAR CGP ANGKATAN 4 KAB. MAGELANG


01. Pemikiran KHD

Seorang pendidik dalam memberikan pengajaran dan pendidikan kepada murid harus memperhatikan .  dua  hal yakni kodrat alam dan kodrat zaman, dengan mendasari diri sebagai pamong yang menuntun  

Serupa seperti para pengukir yang memiliki pengetahuan mendalam tentang keadaan kayu, jenis jenisnya,keindahan ukiran, dan cara cara mengukirnya. Seperti itulah seorang guru seharusnya memiliki pengetahuan mendalam tentang seni mendidik. Bedanya, guru mengukir manusia memiliki hidup lahir dan batinhatikan


02. Pengertian Pembelajaran Berdeferensiasi

Merupakan suatu pembelajaran yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar murid dengan berbagai kesiapan, minat dan profil belajar murid yang berbeda. Sehingga semua kebutuhan murid dapat dipenuhi.


03.Kebutuhan Murid

1. .Kesiapan murid yaitu kemampuan murid dalam mempelajari materi 

2. Minat murid yaitu keinginan dan dorongan murid terhadap sesuatu.

 3.Profil belajar murid adalah pendekatan yang disukai murid dalam belajar yang dipengaruhi oleh gaya berpikir, kecerdasan, budaya, latar belakang, jenis kelamin dll

04. Strategi Defrensiasi.

Deferensiasi konten yaitu materi harus diberikan kepada murid dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan belajar murid' 

Deferensiasi proses adalah upaya kita memberikan suatu pemahaman dari materi yang diberikan oleh guru dirancang sedeikian rupa agar murid bisa terpenuhi semua kebutuhanya dengan mengikuti proses yang berbeda. 

Deferensiasi produk memberikan tagihan atau penilaian yang berbeda sesuai dengan kebutuhan mereka.

05. Langkah langkah umtuk menjalankan

Memilih KD Menentukan tujuan pembelajaran 

Memetakan kebutuhan belajar murid 

 Menyusun RPP berdeferensiasi 

Menentukan penilaian yang sesuai


06. Keterkaitan Antar Materi

Memenuhi kebutuhan belajar murid

 Menciptakan Budaya Positif 

Pembelajaran aman dan nyaman 

Mengundang pembelajaran yang menyenangkan







Jumat, 18 Februari 2022



 LAPORAN AKSI NYATA MODUL 1.3

 

NILAI DAN PERAN

GURU PENGGERAK


 

 

DISUSUN OLEH

 

 ERNI NURNANINGSIH

SMP MUH NGLUWAR DAN SMP MUH DUKUN

CGP ANGKATAN 4 KABUPATEN MAGELANG

 

 


                           


          FASILITATOR                                                                                              Pengajar Praktik

           Drs Amik Setiaji. M. Pd                                                                           Euis Rosmalina, S, Pd. Gr



ERNI NURNANINGSIH

SMP MUHAMMADIYAH NGLUWAR

CGP ANGKATAN 4 KAB. MAGELANG


1. LATAR BELAKANG 

Membicarakan dan mengingat kejayaan masa lampau  adalah sesuatu kenangan yang indah dan menyenangkan.  SMP Muh Ngluwar juga pernah mengalami zaman keemasan bisa, dikatakan menjadi satu satunya sekolah yang unggul dengan jumlah murid banyak. Lulusan atau alumni juga merupakan alumni potensial banyak menjadi tokoh masyarakat dan menduduki jabatan yang penting di bidang masing masing sesuai dengan profesionalnya masing masing.  Alumni dari SMP Muh Ngluwar ada yang menjadi Camat di kecamatan Ngluwar beliau adalah Bapak  Drs Rohmad Yani. Ada yang menjadi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ngluwar beliau adalah Bapak Drs Jumari dan masih banyak lagi nama nama pejabat yang lahir dari SMP Muh Ngluwar dari angkatan yang berbeda dan bervariasi.

 

Seiring bergulirnya waktu kejaayaan dari SMP Muh Ngluwar perlahan lahan  mulai menurun karena berbagi faktor. Baik faktor eksternal maupun internal . Keadaan ini semakin berlarut larut sehingga sekarang ini SMP Muh Ngluwar tergolong sekolah yang tergolong sekedar bisa bertahan namun bukan sekolah yang berkembang. Murid yang ada di sekolah kami jumlahnya sangat terbatas.

Keadaan  yang demikian tentunya menimbulkkan suatu pemikiran tersendiri. Bagaimana caranya agar SMP Muh Ngluwar bisa mencapai kemajuan dan keunggulan lagi dengan murid yang ungul dalam kualitas maupun kuantitas. Melalui PPGP diharapkan bisa menerapakan metode BAGJA yaitu dengan penerapan inkuri apresiatif.

Salah satu usaha untuk bisa mengulang dan membangun lewat hal hal yang bermanfaat dari semua pihak agar bisa tercapai kembali minimal sekolah bisa mendapatkan murid. Bila murid terpenuhi secara kualitas dan kuantitas maka SMP Muh Ngluwar bisa berjaya kembali seperti masa lalu.

Jika murid sudah terpenuhi maka yang lain akan mengikuti.

2. DESKRIPSI AKSI NYATA

Alasan saya membuat Aksi Nyata dengan majalah dinding adalah dengan membuat majalah dinding maka anak anak bebas berekspresi dalam menggali mimpi yang lngin dicapai sesuai dengan minat bakat yang dinginkan anak. Tahap awal yang dilakukan adalah dengan membuat kesepakatan dengan murid. Setelah murid paham kemudian berkordinasi dengan Kepala Sekolah, rekan guru juga dengan wali kelas masing masing. Program dimulai dengan pemetaan kekuatan dalam inkuiiri apresiafif yaitu mulai dengan tahapan BAGJA

 

 

3. TUJUAN AKSI NYATA

Aksi Nyata ini dilakukan untuk:

1. Mencari pemetaan kekuatan murid dari kekuatan positif yang bisa diigali  dan dikembangkan

2. Menjadikan kekuatan dalam mengembangkan perubahan sekolah.

3. Mrmunculkan ide dan gagasan baru yang positif yang bisa dikembangkan di sekolah

4. Memunculkan pondasi yang unggul dari kekuatan murid tugas guru sebagai fasilitator mengembangkan dan memupuk persemaian yang unggul tersebut agar hasil yang didapat berkualitas unggul.

 

4. PIHAK PELAKSANA

Dalam menerapkan visi misi sekolah ini perlu dilakukan suatu kolabrasi dan kerjasama dari semua warga sekolah Terkait dengan Visi Misi yang akan kita jabarkan diantaranya adalah dengan :

1. Kepala Sekolah

2. Rekan guru

3. Komite sekolah

4. Yayasan

5. Dinas pendidikan

6. Wali murid

7. Paguyuban alumni

8. Paguyuban kelas yamg masih aktif

 

5. RENCANA AKSI NYATA

Sosialisasi kepada:

1. Kepala sekolah

2. Guru/ rekan sejawat

3. Murid

4. Orang tua wali murid

5. Pihak terkait

 

6. Penerapan BAGJA

1. Mulai dengan membuat pertanyaan murid seperti apa yang saya inginkan?

2. Bagaiman sikap guru kepada murid?

3. Bagaimana agar visi dan itu terwujud?

4. Strategi seperti apa untuk mewujudkan visi tersebut?

5. Cara apa yang bisa digunakan?

6. HARAPAN AKSI NYATA/ TINDAK LANJUT

Mading ini dibuat anak anak secara berkala akan diganti sehingga selalu memunculkan kreatifitas dan inovasi dalam berkarya agar mereka berkembang dengan seluas luasnya sesuai dengan kodrat yang dimilikinya baik kodrat alam maupun kodrat zaman

7. DOKUMENTASI KEGIATAN






                                                












Rabu, 09 Februari 2022

LAPORAN AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF DENGAN KEYAKINAN KELAS.

 








ERNI NURNANINGSIH

SMP MUHAMMADIYAH NGLUWAR

CGP  ANGKATAN 4 KAB. MAGELANG


1. LATAR BELAKANG

    Diklat Guru Penggerak yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebuadayaan merupakan suatu upaya untuk merubah paradigama pembelajaran di Indonesia. Salah satu yang ingin diubah adalah pola pembelajaran yaitu pembelajaran yang berpusat pada guru  menjadi pembelajaran yang bepusat pada murid . Dengan  Guru Penggerak ini diharapkan Calon Calon Guru Penggerak ini akan menjadi agen perubahan serta berfungsi sesuai dengan Nilai dan Peran Guru Penggerak yang telah kita dapatkan. Dari pembelajaran yang kita pelajari pembelajaran yang digunakan merupakan implementasi pembelajaran yang dilakukan oleh beliau Ki Hadjar Dewantara. Dari apa yang telah kita dapat selama diklat tersebut kita berkewajiban untuk melakukan deseminasi dan melakukan aksi nyata. Salah satu kewajiban yang dilaksanakan adalah melalui Aksi Nyata Modul 1.4 Budaya Positif.

   Motivasi dan minat belajar siswa  menurun. Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi covid 19 membawa dampak di  semua bidang, demikian juga dalam dunia pendidikan  mulai merasakan akibatnya. Motivasi belajar dan minat belajar siswa mulai menurun. Tidak jarang anak anak yang kurang tertib dalam mengikuti pembelajaran daring dengan berbagai alasan. Bahkan ada yang tidak bisa mengikuti sama sekali. Tidak terkecuali  untuk pengumpulan tugas juga kurang tertib.Hal ini mengakibatkan  banyak tugas yang tidak dikerjakan oleh peserta didik. Mereka nyaman dengan belajar di rumah yang  waktunya cukup lama.

     Menurunya karakter siswa. Pandemi yang cukup lama membuat karakter anak anak juga kurang terbentuk. Waktu untuk bertemu antara guru dan murid membuat guru kurang bisa menanamkan karakter dengan baik. Karakter dan pembiasaan yang baik mulai ada kecenderungan menurun.  Hal tersebut mengakibatkan kita sebagai pendidik bisa menanamkan karakter secara luas sekarang waktunya menjadi terbatasi.

2. DESKRIPSI AKSI NYATA

Aksi Nyata mengenai budaya positif ini  dilakukan dengan jalan yaitu yang pertama adalah dengan menggunakan  segitiiga restitusi untuk mencari akar permasalahan yang muncul sehingga anak akan terbentuk karakter yang baik. Yang kedua adalah dengan jalan mencari solusi dari setiap permasalahan yang muncul tanpa saling menyalahkan yang ketiga adalah dengan membuat kesepakatan dan antara murid dengan guru mata pelajaran, wali kelas dan Kepala Sekolah yang keempat adalah dengan membuat Keyakinan Kelas. Dengan keyakinan kelas ini masing masing siswa akan menuliskan ide atau pendapat yang akan disetujui oleh teman teman mereka.  Di sini yang saya tekankan adalah agar dengan keyakinan kelas tersebut tercermin nilai dan karakter yang sesuai dengan profil pelajar pancasila. Yang terakhir adalah dengan melaksanakan keyakinan kelas.  Bila keyakinan kelas ini dilaksanakan dengan bertanggung jawab dari semua pihak maka budaya positif akan tercipta.

3. TUJUAN AKSI NYATA

     Melalui Keyakinan Kelas masing masing siswa terlibat secara aktif menyusun keyakinan kelas sesuai dengan keinginanya secara sadar sehingga siswa akan melaksanakan secara sadar dan bertanggung jawab yang pada gilirannya akan menciptakan budaya positif.

4. TOLOK UKUR KEBERHASILAN AKSI NYAA

1. Tercipta Merdeka Belajar

2. Murid Berkarakter sesuai pelajar pancasila

3. Murid aman dan nyaman dalam belajar

4. Murid semangat dalam belajar

5. Keyakinan kelas dilakukan oleh semua warga sekolah

6. Tercipta Budaya Positif

 

5. DOKUMENTASI KEGIATAN

 

Deseminasi dan penyampaian rencana Aksi Nyata kepada   KS dan rekan  sejawat


                                            



Pengarahan dari wali kelas

                                          


Melakukan tugas membuat Keyakinan Kelas

 

 




 

 Pemajangan Keyakinan kelas

 





 

 

 

 


Kamis, 25 Juni 2020

Bahagia Menjadi Guru Inti








Alhamdulilah mungkin ini adalah puncak karier dan prestasi  tertinggi yang pernah saya capai. Bermimpipun saya tidak berani untuk mendapaatkan itu. Saya hanya berniat untuk mengikuti PKP saja sebagi peserta. Agar keilmuwan saya bertambah dengan mengikuti diklat tersebut Karena sejatinya saya sadar siapa diri saya. Saya hanya seorang guru di daerah pinggiran, sekolah swasta kecil dengan murid yang jumlahnya relatif sedikit. keilmuan saya juga tidak lineer dengan akademi yang saya bawakan. Meskipun seorang guru tetap yayasan tetapi ijazah saya adalah Ilmu Administrasi Negara.Dengan sadar diri saya tidak berani untuk memetik bintang.
Bagai Pungguk merindukan bulan. Semua yang saya lakukan tidak lain dan tidak bukan hanyalah untuk mendapatkan ridho dan hidayah Alloh semata. Jadi tak mungkin saya untuk menggapai bintang di langit.
Saya betul betul tidak menyangka ketika tiba tiba panggilan untuk menjadi Guru Inti itu datang.Tantangan bagi saya di satu sisi saya bahagia karena mendapatkan kesempatan untuk itu. Di sisi yang lain saya tidak percaya dan tidak yakin dengan kemampuan saya. Posisi saat itu keadaan saya sedang tidak baik tensi saya waktu itu tinggi sekali yakni 170/90  rasanya bumi seperti berputar tidak terkendali sama sekali.
Saya kemudian meminta rekomendasi kepada dr yang biasanya saya berobat yaitu  dr Eko. Saya bertanya apakah dengan kondisi kesehatan saya yang seperti itu saya bisa berangkat untuk mengikuti diklat atau saya harus mundur. Beliau merekomendasikan bahwa saya harus tetap maju, karena ini adalah kesempatan emas.
Maka kemudian saya bersemangat untuk mengikuti pelatihan itu dengan berusaha untuk sembuh secara maksimal. Saya membawa obat seperlunya sesuai kebutuhan saya waktu itu. Saya kemudian berangkat bersama beliau  bu Dra. Anik Munawaroh.Bapak  Siyahman, S. Pd. Beliau beliau ini adalah senior saya. Bu Anik Munawaroh adalah mentor saya ketika diklat K13. Sesuatu yang membahagiakan banget saya bisa satu kamar dengan asesor saya.
Semarang udaranya sangat panas, Dengan kondisi yang tidak sehat saya kesehatannya semakin menganggu, panas rasanya kurang minum sehingga saya sariawan sampai ada 7 tempat. Keadaan ini tentu sangat menganggu makan sulit, tidur tidak enak, hawa panas dan pekerjaan banyak.
Dari awal rasa percaya diri saya sebenarnya sudah mulai menurun. Rata rata teman diklat adalah PNS dari sekolah negeri dan bertitel M. Pd, Sedangkan saya, saya hanya dari sekolah kecil bukan dari PNS waduh, saya hanya selalu berdoa ya Alloh tolong bantu hambaMu ini ya Alloh.Sudah bingung kondisi kesehatan kurang fiit, aduuhhh berat banget.
Hari demi hari saya lalui selama 7 hari dengan berbagai perasaan, pusing, sariawan, fertigo, sakit gigi dan bingung. Tapi saya hanya diam saja. Kupasrahkan semua ini hanya pada Alloh semata, Ketika teman teman sibuk mengerjakan tugas di rumah saya paksakan, dan saya tenangkan untuk tidur dengan harapan kesehatan saya lekas membaik dan tidak terjadi sesuatu dengan saya agar tidak menimbulkan masalah, sehingga bisa pulang dengan selamat.
Alhamdulilah semua pekerjaan saya bisa saya selesaikan dengan baik. Dosen saya saya waktu itu sangat sangat menyenangkan namanya Pak Sahrin dan Pak Dema. Ketika peer teaching saya mendapat sambutan yang luar biasa dari teman teman saya, bahkan teman teman dari kelas lainpun ikut mengapresiasi saya, alhamdulilah sekali dengan pertolongan Alloh semua bisa berjalan dengan lancar. Pos tes juga bisa saya lakukan denga baik alhamdulilah saya juga mendapatkan nilai gemilang yaitu A predikat Sangat Baik. Alhamdulilah ya Alloh atas karuniaMu, saya bisa lulus dengan predikat A meski saya hanya bergelar S. Sos





Minggu, 29 April 2018

                                                          Untuk Kakakku Tercinta



Mengenang kepergian kakakku Sudarwiyani binti Murwandi.Peristiwa itu tanggal 23 Maret 2018. Merupakan hari yang tidak bisa kami lupakan. Jelas terlihat bagaimana sosok orang yang kami jaga betul,  Kami usahakan kesembuhannya untuk berobat ke sana ke mari .... Akhirnya Kau Panggil jua ya Alloh.
Sunggh kami sedikitpun tidak pernah membayangkan semua ini terjadi pada kami. Kami rawat, kami jaga kakak kami dengan harapan agar sembuh. Operasi sudah dua kali kami ikuti,  apa saran dokter, selalu kami ikuti, yang minum ramuan ini minum ramuan itulah, dari mulai daun sirsak, kulit buah manggis, buah bit, keladi tikus, daun keningkir. semua sudah kami lakukan agar kakakku sembuh.
semua kakak minum meskipun pahit, meskipun getir kakakku minum dengan semangat dengan tujuan agar sembuh.
Menjalani kemo bukanlah sesuatu yang mudah rambut rontok kuku hitam, badan mual semua telah dilalui oleh kakakku, sayang sekali pun aku belum pernah mengantarkan kakakku kemo. Karena aku tidak memungkinkan untuk meninggalkan kewajibanku.
Ditengan semua yang menderaku kakakku harus merasakan himpitan ekonomi yang kadang pas pasan karena memang hanya bersuamikan seorang buruh.
harus juga kadang menerima perlakuan dan perilaku yang tidak menyenangkan atau bahkan menyakitkan.
Sungguh banyak penderitaan dan beban hidup yang kau simpan sehingga alloh pun lebih sayang padamu. Kepergianmu menyisakan luka yang mendalam bagi kami, tak dapat kami ungkapkan dengan kata kata bagaimana kesedihan ini, tak dapat juga kami bayangkan nanti.
Ya alloh ya Tuhanku ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami dosa kakak kami, terimalah amal ibadahnya, tempatkanlah ia bersama dengan para suhada. Berilah kami ya Alloh beri kami kekuatan untuk membesarkan amanahmu menjadikan anak anak mbk nani, isna, fajar, aini menjadi anak yang soleh dan solehah, Sementara kamipun juga harus menjadikan 2 anaku ama dan ara agar menjadi anak anak yg solehah
 dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa mikul duwur mendem jero. Berilah juga kepada kami umur panjang yang bermanfaaat, kelimpahan dan kemurahan rejeki kesehatan lahir dan batin.
Kutitipkan anak anak kami padaMu ya alloh, agar mereka menjadi anak anak yang soleh dan solehah, menjadi anak yang menjadi panutan dan tuntunan bagi keluarga, saudara, masyarakt nusa dan bangsa. Aamien.

PERLUNYA BERSIKAP SABAR

  • SABAR ADALAH SUATU KATA YANG MUDAH DIUCAPAKAN NAMUN SULIT UNTUK MENJALANINYA.

Setiap orang di muka bumi ini pasti dalam menjalani kehidupan tentu berjalan secara berpasang pasangan. Ada siang ada malam, ada terang ada gelap, ada hujan ada panas, ada pasang ada surut. Semua ada jodoh dan pasangannya masing masing. Siang diberikan oleh Alloh waktu untuk beraktifitas baik untuk menuntut ilmu, mencari penghidupan, mencari nafkah, beramal soleh dan laian- lain. Sedangkan malam digunakan untuk istrahat. Agar kepenatan, capai setelah kita beraktifitas seharian akan hilang dengan kita beristirahat