Kamis, 14 Maret 2024


 REFLEKSI HARI KE 8






Empat P
(Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, Perubahan)

 

No

Pertanyaan 

Jawaban

1

Peristiwa apa yang terjadi?

Hari ini sangat luar biasa. Dimana banyak pengetahuan baru yang saya dapat. Dimulai  dengan pemaparan praktik baik dari rekan sesama CPP tentang prakarsa perubahan menggunakan kanvas ATAP yang menginspirasi. Dimana praktik baik tersebut dapat diterapkan di sekolah. Sesi siang belajar tentang transformasi pendidikan, mengetahui lebih dalam 3 elemen kunci yaitu inisiatif, pemimpin, pengikut. Ditutup dengan presentasi secara kelompok tentang prakarsa perubahan menggunakan BAGJA.

 

2

Perasaan apa yang muncul?

Perasaan yang saya rasakan yaitu bahagia, senang  dan semangat untuk menerapkan hal-hal yang menarik.  Yang saya dapatkan dalam pembelajaran ini. Tumbuh banyak ide yang akan saya bagikan pada murid dan pada rekan sejawat. Saya merasa mendapatkan teman teman yang satu pemikiran.Juga perasaan sedih karena ternyata hari ini ada tagihan yang harus diunggah di Demonstrasi Konstektual dan juga menyelesaikan aksi nyata.

3

Pembelajaran apa yang diambil?

Pembelajaran yang diambil saya dapat merefleksikan elemen kunci dalam memimpin sebuah transformasi pendidikan. Saya dapat mengenali model BAGJA Inkuiri Apresiatif untuk melakukan perubahan sosial

4

Bagaimana pembelajaran dapat digunakan di masa depan?

Pembelajaran dapat digunakan di masa depan dalam merefleksikan penerapan filosofi Inkuiri Apresiatif dalam praktik pendidikan yang telah dilakukan

 

 

Rabu, 13 Maret 2024

 

Refleksi Hari ke 6



Question 1
Sesuatu yang akan Anda simpan dan dipergunakan di kemudian hari
Your Answer:

Sesuatu yang akan saya simpan dan dipergunakan di kemudian hari yaitu pemikiran-pemikiran yang luar biasa untuk memperbaiki proses pembelajaran di dalam kelas. Pemikiran tentang pendidikan yang memerdekakan maupun praktik baiknya yang luar biasa.

Hal yang dapat diterapkan dalam kelas kita, maupun sekolah kita. Dengan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan aman agar murid dapat berkembang dan belajar sesuai kodrat yang dimiliki.

 
Question 2
Sesuatu yang akan bawa dan dipergunakan dalam waktu dekat atau sesering mungkin.
Your Answer:

Sesuatu yang akan saya bawa dan dipergunakan dalam waktu dekat atau sesering mungkin adalah

Ilmu yang akan saya bawa dan dipergunakan dalam waktu dekat atau sesering mungkin adalah Filosofi Ki Hajar Dewantara yaitu pembelajaran sesuai  dengan kodrat alam dan jaman. Serta semboyan Ing ngarso sungtuladha, Ing madya mangunkarsa, Tut wuri handayani.

Dimana saya akan selalu melaksanakan Merdeka belajar, pembelajaran berpusat pada murid, pembelajaran diferensiasi yang sesuai dengan minat dan bakat tiap murid. Kemudian selalu membuat pembelajaran yang menggunakan media mengikuti perkembangan jaman.

 
Question 3

Sesuatu yang akan Anda buang atau Anda hindari setelah hari ini.

Your Answer:

Sesuatu yang akan saya buang atau hindari adalah:

Menuntut anak untuk menjadi sesuai keinginan kita, pemberian hukuman dan hadiah pada anak, karena hal tersebut dapat membuat anak menjadi terhukum oleh penghargaan.

 

 

Refleksi Hari ke 7








Hari ini saya belajar ...
Your Answer:

Hari ini saya belajar membuat Elaborasi Pemahaman tentang Pendidikan yang memerdekakan dengan menonton 4 video yang berisi pemikiran Pendidikan yang memerdekakan, praktik- praktik pembelajaran yang dapat diterapkan, praktik yang harus dihilangkan serta tantangan dalam pelaksanaan Pendidikan yang memerdekakan. Kemudian kita mengadakan pertemuan gmeet untuk berdiskusi bersama tentang Pendidikan yang memerdekakakn.

Selanjutnya berdiskusi tentang koneksi antar materi Pendidikan yang memerdekakan bersama dengan instruktur dan rekan CPP lainnya. Diskusi dibagi menjadi 4 kelompok. Dalam forum diskusi kami membahas tentang praktik baik dari masing masing yang kami lakukan di sekolah. Selanjutnya berdiskusi membuat ATAP kalimat Prakarsa perubahan dan kemudian kita presentasikan dalam forum diskusi.

 
Question 2
Hal yang paling membuat tertarik pada hari ini ketika ...
Your Answer:

Hal yang paling menarik hari ini adalah saya mendengarkan cerita praktik baik yang dibagikan teman teman dimulai dari tantangan yang dihadapi sampai pembelajaran dan hal positif yang bisa kita ambil atau kita tiru dalam mendengarkan praktik baik tersebut. Masukan dan umpan balik yang dibagikan juga merupakan umpan balik yang positif yang memperkaya pengetahuan kami. Semangat untuk menjadi lebih baik mengawali hari ini untuk menjadi lebih baik.

 
Question 3
Hal tersulit yang terjadi pada saya hari ini ketika ...
Your Answer:

Hari tersulit yang saya alami hari ini adalah adanya gangguan yakni mati lampu. Otomatis wifi mati sementara ganti menggunakan HP dengan sinyal yang kurang stabil. Baterai di laptop ternyata juga sudah habis. Hal itu saya menjadi merasa agak sulit mengikuti materi.  Terlebih lagi ternyata saya harus membuat kalimat Prakarsa perubahan sendiri menggunakan model ATAP. Tadi pada saat diskusi kelompok, serasa mudah tapi pada waktu tugas mandiri yaitu aksi nyata ternyata susah ya.. semoga apa yang buat benar dan besok bisa di presentasikan di depan rekan2 CPP dan instruktur

 
Question 4
Saya bangga kepada diri saya hari ini ketika ...
Your Answer:

Saya tetap belajar menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang harus saya emban, meskipun pada awalnya saya harus bertanya dengan teman teman yang lain tentang ini tugas bagaimana, alurnya seperti apa. tetapi dengan niat yang kuat dan usaha maksimal saya bisa mengikuti materi ini meski harus jalan ke sana kemari karena mencari sinyal.

 
Question 5
Saya ingin tahu lebih banyak tentang ...
Your Answer:

Semua praktik baik yang sudah dilaksanakan oleh rekan- rekan CPP ,  saya ingin menggali lebih dalam bagaimana rencana, proses dan hasil dari praktik baik yang sudah rekan CPPP lakukan. Dengan segala tantangan dan pembelajaran yang bisa diambil. Sepertinya kalau di tulis sudah menjadi satu buku praktik baik CPP. Materi tentang ATAP dan BAGJA yang sudah dilaksanakan di berbagai sekolah

 
Question 6
Satu hal yang ingin saya coba adalah ...
Your Answer:

Saya ingin mempraktikkan yang ada di video LMS yaitu Pendidikan yang memerdekakan. Belum semua mungkin tetapi satu demi satu bisa saya terapkan di sekolah . Saya ingin mempraktikkan semua praktik baik dari rekan CPP di kelas saya, atau bisa juga di sekolah saya. Dan semua bapak ibu guru mempraktikan juga sehingga sekolah bisa menerapkan pendidikan yang memerdekakan.

Senin, 11 Maret 2024

 

Demonstrasi Kontekstual - Pendidikan yang Memerdekakan

 

Ruang Kolaborasi - Pendidikan yang Memerdekakan









Question 1

Lakukan evaluasi diri terkait hasil diskusi dan umpan balik yang sudah Anda dapatkan. Anda dapat menggunakan pertanyaan-pertanyaan berikut ini untuk melakukan evaluasi.

  • Apakah yang saat ini Anda pahami tentang Pendidikan yang Memerdekakan?
  • Dari hasil belajar mandiri dan berdiskusi, prinsip apa yang semakin Anda yakini terkait Pendidikan yang Memerdekakan?
  • Pemikiran apa yang Anda rasa perlu dihilangkan atau dirasa tidak sejalan dan relevan  lagi setelah Anda melalui proses belajar?
Your Answer:

Pendidikan yang memerdkakan adalah kewajiban yang menanamkan bahwa motivasi itu timbul dari dalam sesuai dengan filosofi dan amanah dari Ki Hadjar Dewantara, bahwa seorang pendidik harus menuntun anak sesuai dengan kodratnya yakni kodrat anak dan kodrat zaman.

Prinsip yang saya pegang adalah pendidikan bukanlah tabularasa artinya bahwa kita bukan membuat atau mengisi kertas kosong tetapi kita menumbuh kembangkan tentang bakat yang sudah mereka miliki. Prinsip yang saya pegang adalah menciptakan merdeka belajar dengan tetap menghamba pada murid.

Prinsip yang harus saya hilangkan adalah  pembelajaran berpusat pada guru dan diganti dengan pembelajaran berpusat pada murid



Refleksi Hari ke 5




 




Silakan identifikasi pada segitiga di bawah ini mengenai apa yang Anda pelajari dari pembelajaran hari ini.


 
Question 1
Setelah pembelajaran ini akhirnya saya memahami...
Your Answer:

Setelah pembelajaran ini akhirnya saya memahami bahwa kita sesuai dari amanat KHD harus menanamkan semangat sesuai dengan pemikiranya dan menerapkan tentang pembelajaran yang memerdekakan, saya juga memahami apa itu refleksi kenapa kita harus melakukan refleksi dan kapan kita harus melakukan refleksi, saya akhirnya juga mengerti bagaimana harus memberikan umpan balik dengan tehnik EPIK

 
Question 2
Setelah pembelajaran ini akhirnya saya mampu...
Your Answer:

Setelah pembelajaran ini akhirnya saya mampu memahami tentang bagaimana menerapkan pembelajaran yang memerdekakan, saya juga mampu melakukan refleksi di setiap akhir kegiatan atau pembelajaran untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang saya miliki, saya juga mampu memberikan umpan balik tanpa rasa takut asal dengan menerapkan EPIK

 
Question 3
Setelah pembelajaran hari ini perasaan saya...
Your Answer:

Setelah pembelajaran hari ini perasaan saya menjadi senang dan semangat karena saya mendapatkan pengetahuan baru dan pengalaman baru setelah mempelajari materi ini, saya juga senang dan termotivasi karena mendapatkan fasilitator, instruktur dan teman teman GP yang saling menyemangati dan penuh semangat kerjasama untuk sukses dalam mengikuti kegiatan CPP ini.

 
Question 4
Setelah pembelajaran ini target saya berikutnya...
Your Answer:

Target saya berikutnya adalah 

Berusaha menerapkan dan menyebarkan pemahaman tentang  filosofi pemikirah Ki Hadjar Dewantara

Berusaha konsisten untuk melakukan refleksi secara tertulis setelah melakukan kegiatan.

Berusha memberikan umpan balik kepada siapapun tanpa rasa takut dengan tehnik EPIK, karena tujuan dari umpan balik adalah bukan untuk menjatuhkan tetapi untuk memotivasi dan didasari dengan niat yang tulus

 

 


Eksplorasi Konsep - Meramu Hasil Belajar






Sebagai pendidik kita diberi amanah oleh Ki Hadjar Dewantara bahwa kita tidak hanya memberikan materi tentang pendiikan semata tetapi dengan prinsip menuntun. Menuntun ini adalah bahwa kita harus mendampingi mereka sepenuh hati dengan dengan cinta kasih. Menuntun dalam bahasa jawa memposisikan diri berada disamping bukan didepan atau di belakang. Dengan menuntun ini adalah proses untuk memebentuk mereka agar bahagia lahir dan batinnya dengan kodrat anak yaitu bermain.

Sebagai  pendidik yang menerapkan sistem among maka sudah seharusnya kita mendidik mereka sesuai dengan kodrat yang dimiliki mereka dan memerdekakan mereka. Artinya mereka mempunyai kesadaran bahwa mereka bukan belajar atas paksaan dari kita tetapi mereka  secara sadar bisa memerintah dirinya sendiri untuk mengembangkan bakat dan minat yang dimilikinya.

Dalam menuntun kita sebagai penddiidk adalah dengan 2 hal yaitu kodrat anak dan kodrat zaman. Kodrat anak ini adalah bermain maka sebaiknya kita menciptkan pembelajaran ini dengan mempergunakan sebagai media untuk pembelajaran. Dengan permainan ini anak menjadi tertarik untuk belajar.

Banyak dalam kalimat yang diistilah dalam Guru Penggerak ini terlalu berlebihan yakni kalimat menghamba pada murid. Banyak yang mengartikan bahwa itu adalah sesuatu yang berlebihan, padahal bila kita telaah lebih lnjut artinya bahwa dalam menuntun kita harus berusaha untuk melayani dan berpihak pada murid. Artinya kita melayani dengan segala macam karater dan minat dari murid.

Konsep selanjutnya adalah pandangan yang harus kita ubah bahwa anak bukanlah tabularasa kita yang membentuk mereka menjadi hitam atau putih seperti keinginan kita, tetapi mereka sudah membawa bakat sendiri kita tinggal mengembangkan dan menebalkan bakat tersebut supaya berguna bagi kehidupan di masa depan.

Dari bakat yang beranka macam inilah akan tumbuh bibit bibit persemaian dengan digarap oleh petani yang handal dengan pengairan yang tepat. Namun tidak mungkin kita menanam jagung akan tumbuh padi, dan sebaliknya tidak mungkin menanam padi akan tumbuh jagung. Begitupun sebaiknya seorang pendidik diibaratkan seperti petani tidak akan memaksa peserta didiknya menuruti keinginaanyaPemahaman tentang pendidikan yang memerdekakan, sebagaimana yang dipegang oleh Ki Hajar Dewantara, selaras dengan pemikiran pemikir-pemikir lain seperti Maria Montessori dan Friedrich Frobel. Metode Montessori menekankan pada pembelajaran yang mandiri dan berkembang sesuai dengan kecepatan masing-masing anak, sementara Taman Kanak-Kanak Frobel menekankan pada pendidikan berbasis permainan yang menyenangkan dan kreatif.

Filosofi dan prinsip-prinsip pendidikan yang memerdekakan sejalan dengan tujuan pendidikan untuk membentuk profil pelajar Pancasila. Profil pelajar Pancasila yang dicetuskan Nadiem Makarim lahir dari peserta didik dengan kemerdekaan belajar. Berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kebhinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif akan terwujud ketika kualitas pembelajaran diperhatikan dengan baik secara holistik dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Dengan memberikan perhatian pada kebebasan berpikir, pengembangan karakter yang kuat, dan pemahaman yang mendalam tentang budaya dan tradisi, pendidikan yang memerdekakan mampu membentuk individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. Melalui pemahaman yang mendalam tentang filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, kita dapat menerapkan prinsip-prinsipnya dalam membangun sistem pendidikan yang berpihak pada anak-anak, yang mendorong mereka untuk tumbuh dan berkembang secara menyeluruh, baik secara akademis maupun moral.