Senin, 11 Maret 2024

 

Refleksi Hari ke 4

Refleksi Pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Apa pelajaran yang diperoleh selama melakukan aktifitas di paket modul 3?








Your Answer:

Selama saya mengiuti aktifitas pada paket modul 3 saya belajar tentang sesuatu yang baru baik tentang pengambilan keputusan yang berpihak pada anak, program yang berpihak pada anak serta pemetaan aset. 

dari sini saya berlajar tentang prinsip dilema etika dan 9 langkah pengambilan keputusan. Dalam dilema  etika ini saya mengerti bahwa dan sadar bahwa apa yang saya lakukan selama ini terutama dalam melakukan pengambilan keputusan kurang berpihak pada anak dan belum menerapkan 9 langkah pengambilan keputusan. Saya belum memikirkan dampaka pengambilan keputusan tersebut bagi anak, bahkan cenderung merugikan anak.

Dengan materi ini kita juga menjadi mengerti bahwa kita perlu mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid dengan mewujudkan kepemimpinan murid. Dengan kepemimpinan murid ini mereka diberi kebebasan secara penuh untuk menggapai mimpinya. Pemetaan berbasis aset juga merupakan sesuatu yang memberikan motivasi yang luar biasa, karena selama ini kita hanya berpikir tentang kekurangan .

 
Question 2

Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Your Answer:

Hal yang  harus saya lakukan adalah bahwa saya harus mempelajari materi ini dengan lebih detail dan  lebih dalam. Lebih banyak berlatih dengan mencari referensi untuk menambah pengetahuan, wawasan dan ketrampilan, Berdiskusi dan bertukar pikiran dengan teman teman baik komunitas di sekolah maupun komunitas yang lain baik daring ataupun luring. Serta terus brlatih mempelajari dan menangani permasalahn yang muncul dengan materi yang kita pelajari



 


Refleksi Hari ke 4

Refleksi Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid






Apa pelajaran yang diperoleh selama melakukan aktifitas di paket modul 2?

Your Answer:

Selama saya mempelajari paket modul 2 saya menjadi mengerti bahwa saya dalam mengajar harus melakukan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik diferensiasi ini meliputi diferensiasi konten, proses, , dan produk. Harus melayani semua kebutuhan peserta didik karena kompetensi mereka tidak sma. 

Saya juga menjad mengerti apa itu KSE kompetensi sosial emosional yang harus saya  lakukan agar saya bisa membangun kesadaran dengan mindfulness agar mereka senantiasa dalam kesadaran penuh. Membangun rasa yang sama untuk membangkitakan emosi dan timbul semangat lagi. 

Tehnik coaching juga merupakan suatu pengetahuan yang baru yang selama ini jarang saya lakukan. Selama ini saya masih menganggap bahwa peserta didik adalah anak kecil yang selalu harus saya beri arahan. Nah dalam tehnik coaching ini kedudukan kita sama artinya bukan lagi guru dengan murid tetapi merupakan rekan sejawat yang tanpanya mereka akan berani mengemukakan tentang pandangan dan pendapatnya untuk berani berbeda, dengan coaching kita menggali potensi mereka tanpa  kita menggurui

 
Question 2

Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Your Answer:

Saya akan mempelajari modul tersebut dengan lebih mempertajam juga belajar lewat referensi dan modul atau bahan  bacaan yang lain. Yang kedua adalah dengan lebih banyak menerapkan dan mempraktikan apa yang telah saya pelajari dari modul tersebut. Selanjutnya saya akan mendengarkan cerita berbagi praktik baik dari berbagai sumber yang bisa kita jadikan pengayaan

 

REFLEKSI HARI KE 3

Refleksi Budaya Positif



Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Your Answer:

Pembelajaran yang bisa diambil dari modul 1.4 tentang budaya positif adalah :Pertama bahwa disiplin yang saya pelajari selama ini adalah berbeda dengan disiplin yang saya pelajari dalam PPGP. Yang kedua adalah adanya tipe tipe guru dalam bersikap terhadap murid, mulai dari tipe penghukum, sampai pada tipe manajer. Yang ketiga adalah adanya segitiga restitusi dalam menangani permasalah. Ternyata dengan restitusi kita bukan menghukum apalagi menghakimi anak tetap bersikap secara bijak memberikan suatu solusi dan tawaran yang sifatnya adalah mengembalikan kepercayaan dan motifasi yang kuat agar orang yang berbuat salah menyadari kekeliruannya dan bertanggung jawab. Yang keempat penghargaan dan hukuman itu sama beratnya sehingga tidak boleh dilakukan.

 
Question 2
Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?
Your Answer:

Perbaikan saya dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP

1. Mempelajari materi tentang disiplin positif dengan lebih dalam dan lebih detail sehinggga kita tidak salah dalam menafsirkan dan mengimplementasi dalam kehidupan nyata.

2. Bila ada hal hal yang saya kurang yakin atau ragu ragu maka saya akan bertanya dan berdiskusi kepada teman teman sejawat, PP, KS, dan lain lain untuk membahas hal yang saya ragukan.

3. Menerapakan dan menciptakan budaya positif yang dimulai dari diri sendiri sehingga saya bisa mempengaruhi dan menggerakan orang lain tanpa paksaan.












 REFLEKSI HARI KE 3






Apa pelajaran yang diperoleh selama melakukan aktifitas di modul 1.3?


Your Answer:

Modul 1.3 adalah materi tentang Visi Guru Penggerak. Dalam hal ini pelajaran yang bisa saya ambil adalah bahwa saya itu bisa mencapai sesuatu itu bermula dari mimpi. Mimpi itu adalah merupakan hal yang disebut dengan visi. Dari visi tersebut maka kita akan mempunyai suatu rencana yang akan kita susun untuk dapat saya jabarkan dalam langkah langkah yang akan dan perlu dilakukan untuk mencapai visi tersebut. Dalam mencapai visi tentunya banyak perubahan yang harus kita perjuangkan agar kita bisa keluar dari zona nyaman.

Zona nyaman ini yang sekarang harus kita pupus. Visi kita dalam mewujudkan merdeka belajar adalah menciptakan pelajar dengan profil pelajar pancasila yang terwujud dalam tiap diri peserta didik. Sebagai CGP kita tentunya wajib menjadi agen perubahan agar selalu siap terhadap perubahan.

 
Question 2
Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?
Your Answer:

Yang akan saya lakukan untuk perbaikan kita dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP. Yang pertama adalah saya harus lebih mengetahui materi tentang visi guru penggerak ini lebih dalam lagi. Hal ini penting agar bila ada CGP yang kesulitan saya bisa membantu.

Yang kedua adalah lebih menanamkan akan pentingnya dan manfaat baik jangka panjang atau jangka pendek tentang pentingnya CGP utamanya dan yang lain itu memiliki Visi. Kenapa visi ini menjadi penting agar ketika kita berjalan tetap pada koridor yang benar. Bila ada langkah yang kurang sesuai maka kita dapat mengingatkan agar kembali ke tujuan semula.


                                                       

                        Laporan  Hari  ke 2 




Apa pelajaran yang diperoleh selama melakukan aktifitas di modul 1.1?

Setelah saya mempelajari modul 1.1 ini saya mengerti bahwa ada beberapa hal yang pelu kita lakukan dalam menyikapi tentang filosofi terhadap Pemikiran Ki hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan. Yang pertama adalah bahwa seorang pendidik adalah harus menuntun. Menuntun ini ada 2 yang harus diperhatikan yakni sesuai kodrat zaman dan kodrat alam. Pendidikan harus menumbuh kembangkan adanya bakat mereka. Jadi Kita bukan menggambar di kertas tetapi menebalkan dengan olah rasa karsa dan karya. Hal ini untuk menciptakan manusia merdeka yang bahagia, baik merdeka secara lahir maupun merdeka secara batin. Seorang pendidik hendaknya bersikap ing ngarso sunt tulodo ing madyo mangun karsa tut wuri handayani.


Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

 Langkah yang pertama adalah dengan  mempelajari materi yang nanti akan dipelajari oleh CGP, sehingga apabila ada CGP ada yang kesulitan dan mengalami kendala kita bisa membantu dengan mencari celah pada bagian mana materi yang sulit tersebut, dan  kita bisa membantu.

Memperkaya refensi tentang materi yang dipelajari.

Mengenal karakter tiap CGP yang menjadi tanggung jawab kita sehingga kita lebih memahami mereka dengan segala kelebihan dan kekurangannya

 



                                           




Senin, 27 Februari 2023

 






Alhamdulilah kemarin  tanggal 27 Februari Alloh masih menganugerahi saya umur yang panjang.Bisa menyaksikan dan berkesepatan menyaksikan tumbuh kembang anak anak dengan segala pahit manis kehidupan dengan segala warna warninya.

Alhamdulilah Alloh memberi banyak kemudahan untuk saya. Saya bisa menyelesaikan Guru Penggerak, bisa keterma PPPK di SMP N 1 Salam. Tapi tepat di Hari ulang tahunku saya gagal mendaftar PP dan gagal Mendaat tiket ke SLW. Semoga Alloh memberi banyak kemudahan dan kesempatan yang lain.

Senin, 27 Juni 2022





PGP- ANGKATAN 4-KABUPAATEN MAGELANG-ERNI NURNANINGSIH- 3.3 AKSI NYATA

REFLEKSI AKSI NYATA MODUL 3.3.
PENGELOLAAN PROGRAM BERDAMPAK PADA MURID
ERNI NURNANING SMP N 1 SALAM
CGP ANGKATAN 4 Kab. Magelang
https://youtu.be/zZHI9zWi3So






1. FACTS ( Peristiwa)

A. Latar Belakang

Sebagai seorang Calon Guru Penggerak Kita berkewajiban untuk melakukan Aksi Nyata di setiap modul yang kita pelajari. Pelaksanaan Modul ini dilaksanakan setiap sesi terakhir. Kita mengimplementasikan dari semua materi yang sudah kita pelajari kemudian dilakukan koneksi antar materi yang sudah dipelajari. Berawal dari Demonstrasi Konstektual yang menerapkan tentang program yang berdampak pada murid.  Hubungan dengan pemetaan aset dan juga dengan materi materi sebelunya yang bisa dihubungkan.

Saya tertarik melihat taman di depan kelas VII C, VII D, serta depan kelas VIII D dan VIII C. Taman ini sebenarnya dulu dimanfaatkan dengan baik oleh anak anak untuk belajar tentang penanaman hydroponik. Tetapi pandemi selama 2 tahun tersebut membawa dampak bagi dunia pendidikan. Begitu juga dengan sekolah kami di SMP N 1 Salam juga terdampak. Situasi pandemi mengharuskan sekolah melaksanakan pembelajaran daring dan luring. Pembelajaran ini juga mengakibatkan anak anak tidak bisa untuk ke sekolah demikian juga dengan Bapak ibu harus berbagi untuk masuk sekolah secara bergiliran. Hal ini tentu membawa perubahan tersendiri salah satunya adalah taman menjadi tidak terawat Hai ini dikarenakan . Selama pandemi tidak ada anak piket yang merawat taman tersebut. Meskipun ada  petugas kebersihan yang bertugas teetapi tidak sesuai dengan keinginn anak anak.

Hal inilah yang menarik perhatian saya. Saya kemudian berbincang dengan teman teman senior saya. Ternyata taman ini dulu berfungsi dan terawat dengan baik. Namun semenjak pandemi menjadi kurang terawat Saya akan memperhatikan mempergunakan suara murid dengan jalan yaitu mendiskusikan kepada murid tentang apa yang ingin dimanfaatkan dari taman terebut. Taman seperti apa yang mereka inginkan. Tanaman apa yang ingin mereka tanam yang murid senangi. Melibatkan OSIS dan perwakilan kelas untuk mengambil keputusan sesuai keinginan mereka. Pilihan Murid (Choice) Kegiatan yang akan dilaksanakan menunjukkan beberapa pilihan yang dimunculkan, antara lain: Membuka cakrawala murid bahwa ada berbagai pilihan atau alternatif Penataan taman sesuai dengan keinginan murid.Memberikan kesempatan kepada murid untuk menanam bunga / tanaman hias sesuai keinginan murid.Memberikan kesempatan bagi murid untuk memilih bagaimana mereka mendemonstrasikan pemahamannya tentang apa yang telah mereka lakukan. .Memberikan kesempatan murid untuk mengelola pengaturan kegiatan. Kepemilikan Murid (Ownership) Mengajak murid mengatur taman sesuai keinginan mereka sendiri.Meminta pendapat murid untuk menentukan taman seperti apa yang mereka inginkan menciptakan lingkungan di mana murid dapat menetapkan tujuan kegiatan dan kriteria keberhasilan mereka sendiri, dan memantau dan menyesuaikan kegiatan mereka..Memosting ide (dengan seizin murid sebagai bagian dari menghargai dan menghormati kepemilikan murid )

 

Berawal dari hal itu kemudian saya mencoba menggali informasi untuk menerapakan program yang berdampak pada murid. Dalam  rencana saya adalah bila taman tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan keinginan anak anak tentu akan memberi manfaat misalnya, lingkungan menjadi asri, sejuk aman dan nyaman,  Lingkungan yang  asri tersebut tentunya akan mengundang pembelajaran yang menyenangkan bagi murid.

B. Tujuan  Aksi Nyata:

Menciptakan dan menanamkan profil pelajar pancasila yaitu diantaranya yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME berakhlak mulia, Gotong royong, Mandiri, dan kreatif.

Memberikan student agency/Kepemimpinan murid untuk berkembang sesuai potensi masing masing

Menumbuhkan rasa memiliki anak terhadap sekolah d.Melatih murid untuk bertanggung jawab

Menciptakan keindahan dan keasrian sekolah

 

C.Sasaran  Program

Murid SMP N 1 Salam terutama untuk yang didepan kelas memiliki taman yaitu kelas VII C, VII D. Kelas VIII D dan Kelas VIII E

 

D.Karakter yang dikembangkan

1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berkhlakul Karimah

2. Gotong Royong

3. Mandiri

4. Kreatif dan inovatif

 

F. Linimasa Tindakan yang dilakukan

 

Buat Pertanyaan?

Bagaimana cara untuk murid bisa menciptakan taman/ halaman sekolah yang sesuai dengan keingin murid

Tindakan yang dilakukan

Diskusi bersama Kepala Sekolah/ rekan kerja bagaimana memfungsikan taman yang baik sesuai dengan keinginan anak anak.

Disusi dengan rekan kerja , siapa saja yang bisa diajak bekerja sama untuk menghidupkan taman yang semenjak pandemi belum dimanfaatkan dengan baik

Ambil Pelajaran

Apa yang dimiliki bisa dikembangkan dari aset sekolah?

Bagaimana pengaturan taman yang baik?

Tanaman hias/ bunga apa yang paling diminati anak anak? Apa harapan anak anak tentang taman ini?

Tindakan yang dilakukan

* Diskusi dengan murid tentang taman seperti apa yang mereka inginkan.Untuk mengakomodasi suara murid.

* Wali kelas memberikan  'pertanyaan' (yg telah diindentifikasi sebelumnya) kepada murid di kelasnya

Gali mimpi

 Seperti apa bentuk taman/ halaman kelas  yang menyenangkan sesuai keinginan murid sehinga mendukung dalam pembelajaaran ?

Dampak positif yang akan didapatkan jika program ini terwujud dan berjalan baik?

Tindakan yang dilakukan

* Menyediakan ruang dialog untuk murid di tiap jenjang kelas membahas mimpi dan dampaknya dalam program ini

* Menyediakan ruang dialog untuk guru, kepala sekolah, orang tua perwakilan kelas membahas jawaban-jawaban murid

 

Jabarkan Rencana

* Kebijakan sekolah seperti apa yang sudah ada (maupun yang belum ada) dapat menguatkan program ini?

* Bagaimana program ini dapat masuk dalam kegiatan tahunan?

* Sistem seperti apa yang sudah baik dalam  mewujudkan taman sekolah yang sesuai harapan murid yang dapaa mendukung dan meningkatkan pembelajaran bagi murid?

* Bagaimana kita mengetahui taman yang sesuai dengan keinginan murd tersebut dapat mendukung dan meningatkan pembelajaran bagi murid ?

Tindakan yang dilakukan

*Konsultasi dengan KS

*Komunikasi dan Berkoordinasi dengan dan Tim Kesiswaan

*Sosialisasi kepada *Pengurus OSIS dan Semua murid

*Pembentukan Panitia Kegiatan

*Penyusunan Proposal Kegiatan

*Pelaksanaan Kegiatan

*Monitoring *Pelaksanaan kegiatan

*Evaluasi Pelaksanaan kegiata

 

Atur Eksekusi

 Siapa (murid dan guru) yang bertanggung jawab memonitor agar kegiatan dapat berjalan dengan menyenangkan dan berkelanjutan?

* Siapa yang dapat diajak mencari cara untuk menambah pemanfatan ruang kelas, halaman/taman untuk mendukung dan meningkatkan pembelajaran?

Tindakan yang dilakukan

Membentuk kelompok kerja (Pokja) yang akan mengelola dukungan untuk pemanfaatan ruang kelas, halaman kelas/ taman yang dapat mendukung dan meningkatkan pembelajaran

Tindakan yang dilakukan

G. Tolok ukur kegiatan

 Terciptanya  taman yang asri dan mengundang pembelajaran secara berkelanjutan

H. Dukungan yang dibutuhkan

Kerjasama dan kolaborasi dari semua warga sekolah  dalam mewujudkan kegotongroyongan dan kemandirian murid dalam menciptakan dan merawat taman dengan baik.


2. FEELING ( Perasaan)

Perasaan saya yang pertama adalah khawatir dan takut serta was- was. Khawatir karena saya kurang yakin betul apakah saya bisa menjalankan aksi nyata atau tidak karena pada kurun waktu ini murid murid sedang melaksanakan pelaksanaan Peniaian Akhir Tahun. Takut mengganggu kegiatan mereka, Was was karena saya masih guru baru apakah bisa ya saya menjalankan aksi nyata ini. Takut bila murid belum siap melaksanakan akasi nyata ini. Alhamdulilah saya bersyukur banget karena ternyata saya bisa melaksanakan aksi nyata dengan bantuan berbagai pihak.

3. FINDING ( Pembelajaran)

Pembelajaran yang saya temukan dalam aksi nyata ini adalah bahwa kita perlu melaksanakan student agency yaitu kepemimpinan murid. Dengan kepemimpinan murid maka murid merasa diberi kebebasan penuh sehingga mereka akan melaksanakan segala sesuatunya dengan penuh tanggung jawab. Berilah murid kebebasan untuk mengembangkan kompetensi yang dimiliki sesuai keinginan mereka, Dalam student agency ini guru sebagai fasilitator harus memberi kepercayaan secara penuh namun tetap melakukan kontrol dan pengawasan secara berkala untuk menanamkan karakter yang perlu dimiliki agar sesuai dengan profil pelajar pancasila.

4. FUTURE ( Penerapan Ke Depan)

Penting bagi kita Guru Penggerak untuk mulai menerapkan pendekatan berbasis aset. Pemetaan 7 aset yang kita miliki hendaknya harus menjadi haluan kita dalam melakukan pengembangan di sekolah agar bisa dimanfaatkan sebaik baiknya oleh murid. Perlu adanya kesadaran dalam kolaborasi dan kerjasama dalam komponen aset di sini terutama dalam pemetaan sumberdaya manusia. Faktor manusia ini adalah penentu bagaiman kita akan memanfaatkan aset aset yang lain termasuk di dalamnya adalah sarana dan prasaran yang tersedia harus dimanfaatkan dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki. Berhentilah untuk berpikir tentang kekurangan agar ruang gerak menjadi luas secara lahir dan batin.

Rencana Tindak Lanjut

Bila saya gagal dalam melakukan Aksi Nyata ini maka saya akan melakukan evaluasi ulang terhadap aksi nyata yang saya lakukan. Faktor apa yang menyebabkan kegagalan dalam penerapan aksi nyata ini. Dibagianmana yang perlu ditingkatkan serta bagian mana perlu penangan secara khusus. Sehingga semua berjalan sesuai rencana dan terwujud taman yang sesuai dengan keinginan murid yang mengundang pembelajaran bagi murid

 

 Dokumentasi Kegiatan

Sosialisasi program kepada waka kesiswaan dan wali kelas



Persiapan anak anak untuk kegiatan aksi nyata




Kegiatan anak anak membersihkan kelas dan taman